Tips Mengatur Keuangan: Pasangan Baru Menikah

alexchandra Finance, Lifestyle, Millenials, Millennials

Menikah

Foto: Istemewa

Pernikahan atau Perkawinan menurut Ahmad Ashar Bashir, Pernikahan adalah melakukan suatu akad atau perjanjian untuk mengikatkan diri antara seorang laki-laki dan wanita untuk menghalalkan hubungan kelamin antara kedua belah pihak, dengan dasar sukarela dan keridhaan kedua belah pihak untuk mewujudkan suatu kebahagiaan hidup berkeluarga yang diliputi rasa kasih sayang dan ketentraman dengan cara-cara yang diridhai oleh Allah.

Tanggal 11 kemarin, gue pergi ke daerah Penataran, Kota Blitar, Jawa Timur untuk menghadiri pernikahan teman kuliah Shiva Samara Tungga (Sastra Jawa) dengan anak Fakultas Teknik yang gue juga kenal bernama Ghana. Mungkin mereka salah satu kiasan di kampus gue yaitu Jembatan Teksas, singkatan dari Teknik – Sastra. Tapi buka itu sih yang mau gue bahas dalam tulisan ini. Hehehehe.. Biasamya, setelah menikah tentu banyak hal yang harus disesuaikan dengan pasangan baru anda, salah satunya adalah terkait dengan pengelolaan keuangan.

Banyak pasangan baru mungkin akan merasa bingung ketika berbicara dan mengatur keuangan pasca pernikahan mereka. Karena tidak lagi hidup masing-masing, setiap pasangan akan bertanggung jawab kepada pasangannya. Perayaan pernikahan dan bulan madu Anda akan dengan cepat berganti ke hidup normal yang penuh dengan perjuangan, yang sangat mirip dengan tantangan yang Anda hadapi sebelum menikah. Meluangkan waktu untuk menetapkan prioritas keuangan adalah salah satu cara yang dapat membantu memastikan pernikahan yang langgeng dan bahagia.

Tips Mengatur Keuangan untuk Pasangan Baru Menikah

1. Menyusun Anggaran Bersama

Karena kebutuhan sewaktu masih single dengan sudah menikah itu berbeda, ada baiknya nih gengs untuk mengawalinya dengan membuat anggaran bersama. Anda bisa membuat daftar kebutuhan rumah tangga termasuk biayanya. Nah, di tahap ini kita bisa menghitung akumulasi gaji berdua dikurangi dengan kebutuhan. Kita bias membuat anggaran seminim mungkin, namun tetap realistis ya. Hal ini dilakukan agar pendapatan bisa surplus dan sisanya banyak untuk ditabung atau investasi. Langkah lain yang bisa dilakukan adalah membagi anggaran kebutuhan. Sebagai contoh, gaji istri untuk kebutuhan rumah tangga, sedangkan suami untuk tabungan dan investasi. Pembagian ini kembali kepada pasangan masing-masing.

2. Dana Darurat

Dana darurat berfungsi sebagai ‘ban serep’ bagi kondisi keuangan. Kejadian-kejadian yang tak terduga bisa saja terjadi dengan keluarga kita yang menyebabkan keluarnya uang yang tak pernah kita anggarkan. Sebagai contohnya adalah biaya sakit, kecelakaan, kematian, bantuan untuk keluarga dll. Dalam hal ini, dana daruratlah yang berperan mengkover biaya-biaya tak terduga diluar anggaran yang kita buat. 

3. Keterbukaan

Keterbukaan secara keuangan adalah hal yang wajib dilakukan dalam sebuah keluarga, karena yang akan diwarisi oleh pasangan kita bukan saja kekayaan namun bisa juga mewarisi hutang. Memang sebaiknya masalah hutang dibicarakan sebelum pernikahan, namun jika belum dibicarakan maka segera untuk terbuka dengan menceritakan masalah utang. Karena selain aset, utang pun dapat diwariskan. Lunasi segera utang yang bersifat konsumtif sekecil apa pun itu (terutama kartu kredit), karena selain mempunyai bunga yang besar, utang konsumtif juga akan menggerogroti aset kekayaan kita. Buat komitmen untuk tidak berutang konsumtif dan lunasi tagihan kartu kredit tiap bulannya. Dan satu lagi, keterbukaan mengenai masalah keuangan salah satu hal yang sangat penting. Karena dengan cara seperti itu pasangan kita akan memahami dan menerima segala hal yang mungkin akan terjadi di masa depan tanpa merasa dibohongi.

4. Investasi

Nah, ivestasi bisa untuk membuat tujuan-tujuan keuangan keluarga masa depan, seperti dana pendidikan anak, dana pensiun, dana ibadah haji, dana liburan, dana pembelian rumah, dan lain-lain. Dan mulai lah berinvestasi di produk-produk yang bisa kita pahami dengan baik seperti properti, emas, reksa dana, saham, dan lain-lain. Perlu diingat bahwa saat ini dengan Rp 100.000  saja kita sudah bisa berinvestasi.

5. Asuransi

Asuransi yang kita harus miliki tentunya juga disesuaikan dengan kemampuan kita. Jangan sampai hanya karena ingin ikut-ikutan teman, kalian ikut asuransi yang preminya besar. Bisa-bisa macet di jalan pembayarannya. Memang ada ya asuransi yang preminya murah? Ada donk! Asuransi tersebut adalah Asuransi Happyone.id.

http://happyone.id

Happy One adalah Asuransi All In One yang terjangkau dan memberikan perlindungan lengkap dengan premi asuransi yang murah.

Dengan premi perbulan Rp. 399.000, kalian sudah mendapatkan seluruh perlindungan Happyone.id, dengan benefit 4 produk:

#HappyMe, Asuransi jaminan kecelakaan diri

#HappyEdu, Asuransi jaminan santunan pendidikan jika tertanggung mengalami musibah, atau bisa juga asuransi jaminan pendidikan khusus untuk anak

#HappyHome, Asuransi jaminan perlindungan atas rumah kalau terjadi kebakaran

#HappyTrip, asuransi jaminan yang melindungi kita selama melakukan perjalanan. Dengan satu ID kita bisa mengakses ke empat produk tersebut. Kelebihan dari HappyOne.ID semua bisa disesuaikan kebutuhan konsumen. Besarnya premi dan manfaat yang kita inginkan bisa diatur.

Prosesnya kekinian karena bisa dilakukan melalui internet. Kita bisa membeli satu atau lebih polis hingga melihat riwayat polis hanya dengan OneID. Klaim happyOne juga mudah banget, kok. Cukup hubungi nomor 1 500 112, customer service akan selalu siap membantu selama 24 jam setiap hari.

You May Also Like..

Millenials dan Bela Negara

Siapa yang sering dengar kata Bela Negara? Sebenarnya apas sih itu Bela Negara? Buat yang belum tahu Bela negara adalah […]

Berpakaian Keren saat Kencan dengan Gaya Kasual untuk Pria

Sebagai generasi muda gaya penampilan itu sangatlah penting. Apalagi untuk berpergian, sangatlah penting dalam berpakaian. Punya pakaian rapi tapi tidak […]

Asuransi Pendidikan Anak by HappyEdu

Kita tahu pada dasarnya manusia itu dilahirkan dengan kecerdasan yang luar biasa. Namun tidak semua orang dapat mempergunakan kecerdasannya dengan […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *