Sugar Live: Aplikasi Streaming Asli Indonesia

alexchandra Millennials

Live Streaming

Di jaman sekarang ini, kemajuan teknologi secara tidak langsung sangat memengaruhi cara manusia berkomunikasi dan berinteraksi. Nah, dalam berapa tahun belakangan ini kemajuan teknologi berkomunikasi pastinya semakin berkembang dan canggih. Bukan hanya sekedar dapat mengirim pesan, tetapi juga berkembang ke pesan suara bahkan bisa bertatap wajah langsung alias video streaming. Tak hanya itu, seiring semakin maju dan berkembang, kini hadir media komunikasi Live streaming. Live streaming adalah media komunikasi, sekaligus media hiburan. Pengguna aplikasi Live streaming bisa menyiarkan apa yang mereka lakukan entah itu makan siang atau jalan-jalan sampai tengah malam secara live atau langsung pada saat itu juga. Yang membedakan aplikasi ini dari produk sejenis adalah pengguna bisa mengirimkan hadiah bentuknya Diamond atau Bean kepada penyiar aplikasi Live streaming. Nah, hadiah ini nantinya bisa benar-benar dimonetisasi oleh para penyiar.

Bahkan, di beberapa negara Asia, live streaming sudah menjadi media hiburan yang mainstream.Contohnya di China, live streaming sudah berkembang sejak beberapa tahun lalu, dan sekarang sudah menjadi salah satu opsi hiburan yang mainstream. Negara-negara lain, misalnya Korea, Jepang atau Amerika dengan InstagramTV-nya, sudah memahami kebutuhan komunikasi dan interaksi generasi muda mereka. Akhirnya, mereka pun mengembangkan fitur-fitur yang lebih sesuai agar tetap relevan dengan konsumen mereka; yaitu para generasi muda. Contohnya di China, live streaming sudah berkembang sejak beberapa tahun lalu, dan sekarang sudah menjadi salah satu opsi hiburan yang mainstream. Negara-negara lain, misalnya Korea, Jepang atau Amerika dengan InstagramTV-nya, sudah memahami kebutuhan komunikasi dan interaksi generasi muda mereka. Akhirnya, mereka pun mengembangkan fitur-fitur yang lebih sesuai agar tetap relevan dengan konsumen mereka; yaitu para generasi muda

Foto: Istimewa

Live Streaming di Indonesia.

Tak ketinggalan, kini Indonesia menciptakan live streaming sendiri yang dinamakan Sugar, yang resmi diluncurkan, Rabu (9/1/2019). Anang Pradipta, Managing Director Sugar, mengaku berani menciptakan Sugar, karena melihat keberhasilan aplikasi buatan Indonesia yang kini maju dan berkembang pesat. “Kenapa buat aplikasi sendiri di indonesia? Karena yang kita lihat seperti GO-JEK, Tokopedia, dan lain-lain itu bisa berkembang pesat seperti sekarang ini. Kenapa Sugar ada, karena melihat prosesnya ini bisa besar juga,” ujar Anang. Sugar dibuat sebagai sarana pemenuh kebutuhan komunikasi dan interaksi generasi masa kini yang mainstream, sekaligus menjadi media sosial khusus hiburan bagi generasi sekarang. Maka dari itu, Sugar akan memberikan dukungan secara penuh kepada content creator lokal untuk dapat menciptakan konten kreatif khas generasi masa kini Indonesia yang informatif, menghibur dan edukatif.

Tengah: Anang Pradipta, Managing Director Sugar

Sebagai aplikasi live streaming buatan anak bangsa, Sugar juga ingin mengharumkan nama Indonesia di dunia Internasional dengan memberikan ruang exposure yang lebih luas untuk budaya, kesenian dan pariwisata Indonesia agar lebih terkenal lagi di mata dunia. “Kita pengin live streaming yang seperti YouTube. Seluas mungkin digunain sama orang indonesia yang bisa membantu untuk mempopulerkan kebudayaan, pariwisata Indonesia dan segala macam ke luar. Insya Allah diberi kesempatan besar, kita ingin membawa budaya Indonesia ke luar negeri,” tutur Anang.

Tentang Sugarlive

Sugarlive adalah aplikasi live streaming asli dari Indonesia, buatan anak-anak muda Indonesia. Sugarlive berharap bisa jadi social network khusus hiburan buat generasi now. That’s why, Sugarlive bakal dukung penuh kepada content creator lokal untuk dapat menciptakan konten kreatif
khas generasi now Indonesia yang informatif, menghibur, edukatif, dan yang palingpenting..Indonesia Banget! Menurut Anang Pradipta, Managing Director Sugarlive, maksud Indonesia banget di sini, fiturnya dibuat sesuai dengan kebutuhan rata-rata orang Indonesia, misalnya: fitur jualan, fitur endorsement, multiple camera angle, dan beberapa fitur lainnya yang orientasi nya memang kepada kebiasaan orang Indonesia. So, buat kamu para content creator, kamu bisa mulai siapkan konsep konten yang sesuai kepribadian kamu mulai dari sekarang, lalu setelah Sugar rilis ke pasaran, kamu bisa mulai live streaming konten-konten yang sudah dipersiapkan tadi.

Perlu diingat, Sugar adalah platform live broadcast. Jadi, para content creator bakal berinteraksi langsung dengan para penggemarnya di seluruh nusantara saat itu juga. Mereka bakal langsung mendengarkan feedback, komentar, dan apresiasi dari para penggemarnya. O ya, jangan coba-coba bikin konten 21+ ya. Ada sensornya, loh! 24 jam admin Sugar bakal monitoring, graded report system, moderator room, dan blocked profanity words! So, aman buat yang belum 21+. Sebagai aplikasi live streaming buatan anak bangsa, Sugar juga ingin mengharumkan nama Indonesia di dunia Internasional. Seperti Gojek juga. Ya, memang keberhasilan aplikasi ojek online buatan anak bangsa ini salah satu yang menginspirasi Ari Setiawan, CEO Sugarlive, dan rekan-rekannya, untuk membuat aplikasi buatan Indonesia ini. Sugar Live ingin memberikan ruang eksposur yang lebih luas untuk budaya, kesenian, dan pariwisata Indonesia agar lebih terkenal lagi di mata dunia.
Dari Indonesia, untuk Indonesia!

Makan nama Sugar Live dan Logonya

www.sugarlive.co.id

‘Sugar’ atau gula itu mudah ditemukan di kehidupan kita sehari-hari. Gula ada di mana-mana, di makanan dan minuman yang sering kita konsumsi. Kita sangat menyukai gula. Bahkan saat kadar gulanya kurang, kita sering protes. Contoh; kalau kopi kurang gula, nggak enak. Kopi kebanyakan gula, juga nggak enak. Dan saat gulanya pas, yang enak adalah kopinya. Itu alasan memilih nama “Sugar” sebagai identitas sugarlive. Dengan harapan itulah Sugarlive akan memberikan porsi yang pas; tidak kurang, tidak berlebihan, sehingga industri kreatif Indonesia menjadi lebih “enak”.

Kelinci itu binatang yang kecil, dan terlihat lemah. Tapi dia memiliki telinga panjang yang membuatnya lebih peka terhadap suara-suara. Dengan pendengarannya, kelinci bisa lolos dari predator yang mengincarnya. Sama dengan Sugar. Mungkin aat ini Sugarlive masih terlihat lemah di antara aplikasi-aplikasi raksasa sejenis, tapi diharap lebih peka. Peka dengan apa? Dengan konten lokal yang diminati masyarakat Indonesia. Kenapa memakai bahasa Inggris? Karena kata “sugar” memiliki makna yang lebih luas, dan juga untuk mempermudah melakukan penetrasi pasar internasional. Karakter warna ungu cenderung menunjukkan selera yang tinggi. Warna ungu adalah warna yang eksklusif, karena merupakan kombinasi dari merah dan biru, dan jarang ditemui pada alam semesta.

Fitur

1. Komentar
Content creator bisa membaca komentar dari para penggemar dan penontonnya; live saat itu
juga. Jadi, kamu bisa kolaborasi dengan para penggemar secara live untuk
polling atau beri masukan akan ke arah konten kamu selanjutnya, misalnya.

2. Apresiasi
Content creator bisa mendapatkan apresiasi dari para penggemar dan penontonnya melalui giveaway atau hadiah virtual yang disediakan di dalam aplikasi. Hadiah bisa ditukarkan menjadi
rupiah, dan besarnya rupiah yang bisa didapatkan bergantung kepada konten yang dibuat oleh content creatornya itu sendiri.

3. Face Filter
Content creator bisa live kapan pun, bahkan jika belum mandi sekalipun. Ga perlu malu live saat belum Mandi,zina nih, gaes! 😅 Ada banyak face
filter imut dan lucu.

4. Jualan.
Content creator bisa menjual produk saat mereka sedang live, dan hasil penjualan produk sepenuhnya milik content creator.

5. Multi Camera-phone
Content creator bisa mengambil beberapa angle sekaligus menggunakan beberapa smartphone untuk ditampilkan di dalam live-streamnya. Sehingga, memudahkan jika ingin berpindah pindah fokus dari satu frame, ke frame lainnya.

6. Polling/Survey
Content creator dapat mengadakan polling saat sedang siaran, yang bisa digunakan untuk menentukan konten apa yang dipilih atau yang paling disukai oleh para penggemar dan penonton.

7. Challenge
Content creator dapat memberikan, dan melakukan challenge saat siaran. Fitur ini bisa dilakukan bersama para penggemar dan penonton, atau bahkan dilakukan dengan sesama content creator untuk membuat sebuah siaran yang lebih hidup dan menyenangkan.

8. Duet
Content creator dapat berkolaborasi dengan content creator lainnya dalam satu siaran. Dengan duet siaran, kedua content creator dapat menggabungkan kedua penggemar mereka dalam satu sesi siaran.

Nah, acara kemarin itu baru Soft Launching aplikasinya. Aplikasi secara Beta kemarin aku coba dari tawaran kakak-kakaknya, namun untuk full publik rencananya dalam waktu dekat di awal 2019! Dan mebuat gue jadi ga sabar buat nyobain aplikasi live streaming asli dari Indonesia yaitu SUGAR LIVE!! #ACandyOfHappiness !

You May Also Like..

Tips Outfit Style Hitam Putih Cocok untuk Cowok ke Kampus

Hai semua.. Kalian sebagai mahasiswa kalau ke kampus biasanya menggunakan outfit apa sih? Full Color? Senada warnanya? atau sepenglihatan mata […]

Partipasi Millenials Dalam Politik, Hukum Dan Pertahanan Dengan Bela Negara.

Apakah itu Millenials? Ada yang tahukah Millennials itu apa dan siapa sebenarnya generasi Millenials? Pada jaman sekarang atau orang sering […]

Sewa Mobil untuk Mudik dengan Trac Go dari Astra Banyak Lebihnya!!

Selamat Puasa BTW gak kerasa ya udah 1 minggu kita melakukan ibadah puasa di bulan suci Ramadan tahun ini. Hayoo […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *