Styrofoam: Pilihan Aman Dan Praktis Untuk Wadah Makanan

alexchandra Berita, Event, Kuliner, Millennials

Hai gengs, apa kabar?

Kali ini aku mau nanya nih siapa yang suka jajan makanan? Kalau dibawa pulang biasanya dibungkus pakai apa nih? Beberapa pasti ada yang memakai kemasan makanan berupa Styrofoam. Kemasan Styrofoam memang kerap dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Tapi banyak ya yang beranggapan kalau penggunaannya tidak aman buat kesehatan. Ada juga yang menilai bahan plastik Styrofoam merusak lingkungan. Benarkah demikian? Aku ketika kuliah dulu juga lho ada kampanye “Say No to Styrofoam”. Bahkan kalau ketahuan membawa makanan pakai Styrofoam bakalan didenda. Nah Lho?

Hmmm, jadi Styrofoam itu Aman gak sih gengs untuk Makanan?

Untuk menjawab kegelisahan aku dan mungkin kalian juga nih, aku datang ke acara “How to Make Good Quality Take-away Foods” bersama Chef Lucky Andreono – juara Master Chef Indonesia season 1, di Ocha & Bella Restaurant, Jakarta Pusat. Selain itu, ada juga Pembicara dalam acara ini, yaitu Dr. Akhmad Zainal Abidin, Msc, Ph.D, Scientist/ Researcher dari Laboratory Technology Polimer and Membrane Institut Teknologi Bandung. Chef Lucky mendemokan 2 resep yakni Ayam Tumis Cabe Garam dan Tumis Udang Saus Telur Asin. Selain itu, Chef Lucky juga mendemokan cara bikin sushi lho. Aku juga ikutan, hihi.

Sushi made by @allexchandraa

Nah disela-sela Chef Lucky memasak nih gengs. MC kan ngobrol-ngobrol dengan Chef Lucky. Bahan-bahannya sudah di packaging dengan Styrofoam. Lho kok Styrofoam? Nah, disini mulai kita ngobrol-ngobrol dengan Bapak Zainal atau Dr. Akhmad Zainal Abidin, Msc, Ph.D, Scientist/ Researcher dari Labotarory Technology Polimer and Membrane Institut Teknologi Bandung.

Chef Lucky Sedang Memasak

Menurut penjelasan Bapak Zainal, Styrofoam sangat aman karena bisa di daur ulang loh. Lalu kenapa Styrofoam sering jadi sorotan? Well, ini karena Styrofoam itu mengambang dan banyak yang mengkampanyekannya ia menjadi penyebab banjir, padahal 95% dari kemasan Styrofoam adalah udara. Sampah plastik dan perabotan rumah tangga lebih banyak malah gengs. Styrofoam (Polistirena) lebih aman untuk makanan, karena bersih, higienis, tak berpori, ringan, mudah diolah, bahan isolasi efektif untuk makanan, masa penyimpanan menjadi lebih lama, kuat, tahan lama, dan tahan banting.

Nah, satu hal lagi ya, fakta singkat tentang Polistirena. Polistirena itu berbeda dengan Stirena. Stirena merupakan bahan baku Polistirena dan sudah diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah produk yang aman untuk mengemas makanan. “Polistirena dan Stirena adalah dua zat yang berbeda. Meskipun Polistirena dibuat dari Stirena, namun menyatakan Polistirena sama dengan Stirena adalah seperti menyatakan berlian sama dengan karbon. Keduanya bukan merupakan zat yang sama.

Ini dia hasil masakah Chef Lucky. Hmm so yummy

“Stirena tidak boleh disamakan dengan Polistirena. Polistirena (PS foam) adalah bahan plastik serba guna yang banyak digunakan untuk pembuatan berbagai produk konsumen,” terang Pak Zainal. Beliau juga menambahkan bahwa para ilmuwan telah menyimpulkan bahwa tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan Polistirena yang digunakan sebagai wadah makanan dan  bersentuhan dengan makanan”. FYI, Istilah ’Styrofoam’ sebenarnya merupakan merek dagang pabrik Dow Chemicals dari Foamed Polystyrene atau Expandable Polystyrene (EPS). Residu monomer Stirena yang tidak ikut bereaksi dapat terlepas ke dalam makanan yang berminyak/berlemak atau mengandung alkohol, terlebih dalam keadaan panas.

foto bersama setelah selesai membuat Sushi

Sejauh ini tidak ada satu negara pun di dunia yang melarang penggunaan ’Styrofoam’ atas dasar pertimbangan kesehatan. Kebijakan pelarangan di sejumlah negara berkaitan dengan masalah pencemaran lingkungan.

Apa Keunggulan Styrofoam?

Polistirena busa atau dikenal dengan nama dagang Styrofoam ini lekat dengan isu tidak ramah lingkungan dan membahayakan kesehatan. Namun, Styrofoam pada kemasan makanan ternyata tidak seseram isu tersebut. Berikut ini kelebihan kemasan makanan Styrofoam:

  • Paling baik menjaga kualitas makanan
  • Ekonomis
  • Daur Ulang paling hemat energi
  • Aman bagi kesehatan
  • Paling berkelanjutan bagi lingkungan
  • Sampah Styrofoam paling ekonomis

Tips menggunakan Styrofoam sebagai wadah makanan

Memang Styrofoam telah dinyatakan aman untuk digunakan. Walau demikian bisa menjadi bahaya jika tidak memerhatikan berbagai hal yang dapat meningkatkan kontaminasi zat Styrene. Berikut adalah tips menggunakan Styrofoam sebagai bahan makanan:

  • Jangan menggunakan styrofoam berulang kali. Gunakanlah hanya untuk satu kali pakai.
  • Hindari penggunaan styrofoam untuk makanan yang panas diatas 100 derajat celcius.
  • Jangan menggunakan styrofoam sebagai wadah makanan yang akan dipanaskan. 
  • Jika makanan bersifat asam, mengandung banyak lemak atau alkohol, maka sebaiknya hindari penggunaan styrofoam.

Jadi jangan takut ya gengs pakai Styrofoam. 🙂


You May Also Like..

Spot Foto Instagramable bisa membuat diri kita menjadi Generasi #BisaBanget dengan Playspace dari BEAR BRAND

Ohallo gengs!!Apa kabarnya??? Oh iya nih, diriku sibuk dengan kerjaan dan kemarin habis berfoto ria nan manjah di Playspace #BisaBanget […]

BPOM ajak Generasi Milenial dengan “Makan Sehat ala Generasi Cerdas”

Merayakan kampanye Hari Pangan Sedunia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyelenggarakan dialog langsung dengan masyarakat. Kegiatan yang mengangkat tema […]

KULIT KERING? BIO-OIL DRY SKIN GEL SOLUSINYA!

Secara umum kandungan Bio-Oil Dry Skin Gel terdiri dari 87% minyak, 10% humektan, dan 3% air. Kalau dilihat dari kemasannya […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *