Review: Jam Tangan Kayu Eksotis PALA Nusantara vs Matoa

alexchandra Millennials

Ohallooo,

Sebel enggak sih kalau janjian sama orang terus datangnya terlambat? Duh pasti itu pakai jam tangan karet, makanya mulai sekarang lebih baik pakai jam tangan kayu aja biar enggak ngaret lagi. Eh tapi jam tangan tuh bukan sekadar penunjuk waktu aja, tapi bisa juga jadi aksesoris yang bikin penampilan kita makin keren, tampak fashionable

Model jam tangan karet atau rantai mungkin sudah umum ya, makanya kalau aku lagi senang banget sama model jam tangan kayu, bukan saja tampak berbeda, tapi jadi kayak memberikan sentuhan etnik. Keren dilihatnya. 

Semakin Fashionable dengan Jam Tangan Kayu dari PALA Nusantara

Mungkin kalau elo dengar kata jam tangan kayu, yang ada dipikiran elo adalah merk Matoa. Tapi yang mau gue review ini adalah merk PALA Nusantara, yang menurut gue secara model lebih kekinian, harga juga lebih affordable. Apalagi setelah gue bolak-balik kepoin online shop-nya, PALA Nusantara ini lumayan sering ngasih diskon. Buat kantong anak muda freelancer seperti gue, PALA Nusantara lebih menarik. Enggak percaya? Lanjutin aja baca tulisan gue ini, di akhir tulisan gue cukup optimis bakal bisa bikin kalian tertarik dengan jam tangan kayu merk yang satu ini.

PALA Nusantara ini pertama kali hadir di tahun 2017, setelah Ilham Pinastiko, pemiliknya, berkeliling ke berbagai wilayah di Indonesia. Yang bikin semakin unik, PALA Nusantara ini memiliki semangat untuk memperkenalkan kekayaan budaya nusantara dalam setiap produknya, sehingga setiap jam tangan kayu merk PALA Nusantara ini bukan saja unik dan fashionable, tapi juga “bercerita” mengenai Nusantara. 

7 Varian Jam Tangan Kayu PALA Nusantara

Gue sih langsung membayangkan diri gue, mengenakan jam tangan kayu PALA Nusantara, terus ketika ada orang melihatnya bilang keren, gue bakal langsung ceritain kisah dari jam tangan kayu ini. Hei, orang sekarang nanya jam bukan nanya jam berapa lagi soalnya kan ya? 

Memangnya ada kisah-kisah apa di jam tangan kayu PALA Nusantara? Sini gue kasih tahu varian apa aja yang ditawarkan PALA Nusantara. Secara keseluruhan saat ini PALA Nusantara punya 5 varian original sampai dan 2 varian kolaborasi. Semuanya keren-keren menurut gue.

1. PALA Varna

Merah dan coklat, menjadi pilihan warna untuk koleksi seri PALA Varna ini, yaitu merah dan coklat.  Warna merahnya diambil berdasarkan filosofi warna natural pada pahatan kayu khas Toraja. Litak Matarang, begitu mereka menyebutnya, merupakan lambang darah manusia sebagai lambang kehidupan. Sementara warna coklat dari jam tangan kayu PALA Varna ini diadopsi dari warna bumi atau warna tanah, sebagai lambang orang Jawa dalam berpikir dan bertindak yang sederhana.

Harga: Rp 700.000 –  Rp 730.000

2. PALA Mini

Kalau elo tipe orang yang suka bergaya simple  dan minimalis, elo mungkin akan suka sama PALA Mini ini. Ini merupakan varian turunan dari PALA Varna dengan ukuran lebih kecil. Warnanya terdiri dari warna coklat, krem, dan merah, dengan filosi yang sama dengan PALA Varna.

Harga: Rp 550.000

3. PALA Satva

Satva – seri Arwana

Kalau tadi seri PALA Varna berdasarkan filosofi bumi dan lambang kehidupan, untuk seri PALA Satva ini lebih berwarna, seperti hitam, abu-abu, hijau, dan coklat. Karena PALA Satva ini diangkat dari beberapa hewan di Nusantara seperti Burung Merak, Ikan Arwana, Ayam Cemani, serta Kura-Kura. 

Harga: Rp 650.000 – Rp 830.000

4. PALA Satva Mini

Seperti namanya, PALA Satva Mini ini merupakan varian turunan dari PALA Satva. Temanya diangkat dari hewan-hewan yang ada di Nusantara. Tapi menurut gue, hewan-hewannya lebih seru lagi.

Elo pernah melihat merak hijau, kucing merah, kura-kura leher ular Rote, atau tarsius Siau? Kalau belum pernah, enggak usah merasa bersalah main elo kurang jauh. Hewan-hewan itu meski asli Indonesia, tapi merupakan hewan langka. 

Padahal sudah dahulu, merak dijadikan lambang kecantikan dan kesejahteraan, kucing merah dilambangkan sebagai satwa yang dihormati di Kalimantan, kura-kura leher ular Rote diceritakan sebagai jelmaan Dewa Wisnu untuk melindungi dunia dari kerusakan saat terjadi perang, dan ada banyak mitos tentang tarsius Siau, sebagai hewan malam yang tergolong primata terkecil di dunia ini. 

See? Ada banyak yang mungkin kita belum tahu tentang kekayaan Nusantara, tapi itu semua menjadi sumber inspirasi dalam varian jam tangan kayu PALA Satva Mini ini. Warna kuning mewakili tarsisus, merah untuk kucing merah, hijau untuk merak, dan coklat untuk kura-kura. 

Harga: Rp 650.000

5. PALA Pusaka Abhisana Series

Ini merupakan koleksi premium dari PALA Nusantara, terinspirasi dari beberapa jenis senjata sejarah yang digunakan oleh raja-raja di Nusantara. Senjata-senjata ini memberikan pesona dan kharisma bagi pemegangnya, sehingga para patih (pemimpin perang) selalu menggunakan Pusaka Abhisana sebagai senjata berharga ketika memimpin pasukannya untuk menghipnotis siapapun yang mereka temui.

Ada dua jenis jam tangan kayu untuk PALA Abhisana ini, yaitu Pusaka Abhisana Yanu dan Pusaka Abhisana Gada. Yanu berarti panah,memang sejak dulu panah merupakan senjata paling ampuh untuk menyerang musuh dari jarak jauh. Selain itu, mata panah juga melambangkan wanita yang teliti, sabar, dan berpikir tajam serta tepat sasaran. Sementara Gada, bentuknya bulat dan terbuat dari kuningan merupakan senjata yang digunakan oleh Dewa dan raja-raja Nusantara untuk menaklukan tahta. 

Koleksi PALA Pusaka Abhisana ini modelnya simple dengan warna hitam untuk Gada, dan coklat muda untuk Yanu, menurut gue cocok banget buat dikenakan sehari-hari baik untuk suasana formal maupun kasual.

Harga: Rp 2.200.000

6. PALA x Muklay

Muklayy – Lembuswana

Ini merupakan varian kolaborasi PALA Nusantara dengan Muklay dengan gaya yang lebih colorful. Ada dua varian PALA x Muklay yang mengangkat nama hewan mitologi Nusantara, yaitu Lembuswana yang merupakan simbol kekuatan dan kedaulatan kerajaan Kutai,  serta Babi Ngepet yang diambil dari cerita mitos tentang pesugihan makhluk jadi-jadian yang mengambil uang orang dengan mengubah dirinya menjadi seeokar babi. Pasti pada tahu banget deh kalau kisah babi ngepet ini ya? 

Selain dari konsepnya yang menarik banget, PALA x Muklay ini juga memiliki program #darikitauntukkita, dimana setiap produk PALA x Muklay yang terjual akan didonasikan 15% bersama #INDONESIAKUAT untuk para pahlawan di rumah sakit dan di jalanan agar tetap semangat dan memiliki harapan untuk tetap kuat di masa pandemi ini. Keren banget kan ya campaign ini tuh.

Harga: Rp 980.000

7. PALA x Mylea Vegan

Selain PALA x Muklay, PALA x Mylea Vegan  ini juga merupakan kolaborasi PALA Nusantara dengan Mylea, sebuah industri jamur. Bisa tebak enggak kira-kira apa misi dari PALA x Mylea Vegan ini? Iya, untuk melestarikan budaya dan menyelamatkan masa depan. Keren kan?

Sayangnya koleksi PALA x Mylea Vegan ini sudah Sold out. Namanya juga edisi kolaborasi kan, jadi memang sengaja dibuat terbatas.

Jam Tangan Kayu Matoa

Tadi gue sempat menyinggung di awal kalau umumnya orang lebih mengenal merk Matoa untuk jam tangan kayu, karena memang kehadirannya sudah ada lebih dulu dari PALA Nusantara. Merk Matoa sudah ada sejak tahun 2011, hasil kreasi dari Lucky Dana Aria yang memiliki visi untuk menciptakan jam tangan yang ramah lingkungan namun tetap miliki desain yang unik dan menarik.

Berbeda dengan PALA Nusantara, yang menurut gue desainnya lebih anak muda dan bercerita tentang keragaman Nusantara, produk-produk jam tangan kayu Matoa memiliki desain yang terinspirasi dari jam tangan model stainless steel. Lihat aja beberapa varian jam tangan kayu Matoa ini deh:

1. Rakai

Varian jam tangan kayu ini terinspirasi dari legenda “Jamaat Rakai” yang menurut ceritanya selalu menemukan jalan untuk pindah dari bumi dan menemukan dunia lebih baik. Varian Rakai ini terdapat warna Maple dan Ebony, dengan gambar bulan di tengahnya.

Harga: Rp 1.330.000

2. Way Kambas

Taman Nasional Way Kambas yang terletak di Lampung merupakan taman nasional yang banyak melindungi hewan-hewan langka, termasuk badak Sumatera yang populasinya semakin berkurang saat ini. Jam tangan Matoa seri Way Kambas ini sengaja dibuat untuk didedikasikan bagi badak Sumatera.

Harga: Rp 1.330.000

3. Island 

Jam tangan kayu Matoa varian Island ini dinamai dengan berbagai nama pulau di Indonesia seperti Sunda, Kaili, Rote, Moyo, Gili, Sumba, Alor, dan Flores.

Harga: Rp 950.000 – Rp 1.1770.000

Jam Tangan Kayu PALA Nusantara vs Matoa 

Jadi jam tangan kayu PALA Nusantara atau Matoa? Tadi gue sempat bilang kan kalau gue cukup optimis untuk membuat elo tertarik dengan PALA Nusantara, karena kalau buat gue sih jelas lebih senang dengan PALA Nusantara. Model-modelnya menurut gue kekinian banget dan mewakili jiwa milenial gue. Apalagi dari sisi harga, jelas lebih affordable PALA Nusantara. Kalau kalian suka yang mana?

Jadi jam tangan kayu PALA Nusantara atau Matoa? Tadi gue sempat bilang kan kalau gue cukup optimis untuk membuat elo tertarik dengan PALA Nusantara, karena kalau buat gue sih jelas lebih senang dengan PALA Nusantara. Model-modelnya menurut gue kekinian banget dan mewakili jiwa milenial gue. Apalagi dari sisi harga, jelas lebih affordable PALA Nusantara. Kalau kalian suka yang mana?

You May Also Like..

Jangan Cuma Cuci Muka, Ini Dia 5 Cara Merawat Wajah Pria

Ohallo!! Hai, buat kita para cowok-cowok, pastinya pada mau punya wajah tetap bersih dan enak dilihat dong. Hari gini, perawatan […]

Review: Se’i Sapiku Depok, Lezat, Empuk, dan 100% Halal

Ohallo… Siapa yang mulai bingung pengen jajan tapi jajan apa ya? Ayo ngaku deh. Pas banget gue mau review sebuah […]

5 Tips dan Trik Memilih Media Pembelajaran Online Saat Covid-19

Sampai saat ini, pemerintah Indonesia masih menerapkan pembelajaran jarak jauh bagi sekolah-sekolah, sehingga para siswa tidak bertatap muka langsung untuk […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *